Tampilkan postingan dengan label property. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label property. Tampilkan semua postingan

10 Inspirasi Dekorasi Ruang Tamu Minimalis Anda

Jika sebuah rumah diibaratkan sebagai tubuh manusia, maka yang menjadi muka adalah ruang tamu. Seperti namanya, ruang tamu adalah tempat Anda untuk menerima tamu. Dapat memiliki fungsi lain ketimbang menerima tamu saja, area formal ini sebenarnya dapat Anda manfaatkan untuk berkumpul dengan keluarga tersayang.


Dekorasi ruang tamu dapat menentukan suasana serta fungsi formal atau informal dari ruangan tersebut. Mulai dari pemilihan furnitur, jumlah furnitur, hingga aksen yang diterapkan dalam ruangan tersebut, mampu menghadirkan pesan formal dan informal yang dimaksud.

Berikut 10 inspirasi bagi dekorasi ruang tamu minimalis Anda.














Mendesain “wajah” rumah Anda bukanlah perkara mudah. Banyak yang harus dipertimbangkan dalam melakukannya. Awalilah dengan apa yang menjadi style Anda untuk dekorasi ruang tamu yang lebih inviting dimata kolega, teman, dan kerabat.

Sumber : dekorasirumahbagus.com

Bingung Pilih Kitchen Set untuk Rumah Mungil? Ini Panduannya!

Meski rumah modern kini mayorita smemiliki lahan yang terbatas, bukan berarti Anda akan membiarkan dapur Anda terbuka tanpa perabotan begitu saja. Minimal Anda memiliki kitchen set untuk menyimpan berbagai perlengkapan makan.


Fungsi kitchen set pun tak hanya sebatas penyimpan, namun juga untuk mempercantik penampilan dapur Anda. Jika rumah Anda termasuk mungil, sebaiknya gunakan syarat dari Rumah.com ini dalam memilih kitchen set.

Pilih yang sesuai luasnya

Ada dua macam kitchen set, yaitu yang berbentuk U dan L. Biasanya kitchen set berbentuk U digunakan untuk dapur yang luas dan pemilik rumah mempunyai sangat banyak peralatan makan. Bila dapur Anda mungil, sebaiknya gunakan kitchen set berbentuk L.

Sesuaikan pula banyaknya lemari penyimpanan dengan peralatan yang ingin Anda simpan, dan sebaiknya bedakan peralatan makan yang sering digunakan dengan peralatan makan yang digunakan hanya untuk acara formal.

Kitchen set satu sisi

Jika dapur Anda memang sangat terbatas—misalnya Anda tinggal di apartemen yang luasnya tak lebih dari 30 meter persegi, gunakan kitchen set hanya di satu sisi dinding.

Kitchen set ini biasanya hanya terdiri atas dua buah lemari di bagian atas dan bagian bawah digunakan sebagai tempat penyimpanan gas dan oven. Kitchen set terbatas ini akan membantu Anda untuk mengurangi pengeluaran belanja peralatan makan.

Tempatkan peralatan memasak dalam kitchen set

Akan lebih baik jika kitchen set sudah menyediakan tempat penyimpanan peralatan memasak. Misalnya, ada meja untuk meletakkan kompor, ada lorong untuk menyimpan kulkas, microwave, serta ada meja sebagai lokasi untuk memotong dan menyiapkan bahan makanan.

Gunakan warna cerah

Walau kitchen set berwarna gelap terlihat menarik, untuk ruangan mungil akan lebih nyaman dan lapang jika menggunakan kitchen set berwarna cerah, misalnya putih.

Bagian pintu lemari juga tak harus menggunakan kayu atau tertutup sepenuhnya, Anda bisa meminta pengrajin kayu menggunakan kaca atau cermin sebagai penutup lemari kitchen set.

Sekarang, tak perlu pesimistis lagi dengan dapur kecil di rumah. Anda juga tak perlu ragu lagi jika harus membeli hunian berukuran kecil sesuai kebutuhan, karena ruangan yang kecil bisa terasa nyaman dengan trik yang tepat.

Sumber : liputan6.com

Lupakan Beli Rumah Jika Alami 5 Situasi Ini

Katakanlah Anda sudah lama punya keinginan beli rumah dan akhirnya menemukan rumah yang cocok. Anda menyukai modelnya, lokasi yang strategis, dan lingkungannya yang asri.


Namun sebelum Anda memutuskan untuk membelinya, Anda harus mengenali kemampuan sendiri untuk menghindari risiko gagal bayar. Tanyakan pada diri sendiri apakah situasi-situasi berikut terjadi pada Anda. Kalau jawabannya ya, maka Anda harus menunda membeli rumah impian.

Apa saja ya? Berikut ulasannya seperti dikutip dari CekAja.com:

1. Anda tidak bisa membayar uang muka (DP) 20 persen harga rumah

Memang saat ini DP bisa dibayar sebesar 15 persen saja. Tapi semakin kecil DP yang Anda bayar, makin besar beban cicilan yang harus Anda bayar. Sebagai simulasi, katakanlah rumah yang Anda inginkan ada di harga Rp 400 juta dengan tenor cicilan 15 tahun dan bunga 10 persen.

Kalau DP yang dibayarkan 20 persen (Rp 80 juta), maka cicilan per bulan adalah Rp 3.438.736.
Jika DP yang dibayarkan 15 persen (Rp 60 juta), maka cicilan per bulan adalah Rp 3.653.657.
Jadi ketika Anda belum cukup punya uang sebanyak 20 persen dari harga rumah, tahan keinginan Anda sampai tabungan cukup.

2. Cicilan rumah membuat Anda tidak bisa menabung

Bahkan kalau Anda punya uang sebesar 20 persen dari harga rumah untuk membayar DP, angka cicilan lebih mahal dari yang sanggup Anda bayar. Idealnya, cicilan tidak melebihi 30 persen penghasilan. Jadi kalau penghasilan Anda Rp 6 juta, maka maksimal cicilan adalah Rp 2,3 juta.

Mungkin pengajuan kredit pemilikan rumah (KPR) Anda disetujui oleh bank. Tapi kalau cicilan Anda terlalu tinggi sampai Anda sulit menabung atau belanja kebutuhan sehari-hari, Anda harus pilih rumah yang lebih murah. Jangan sampai rumah impian menjadi mimpi buruk Anda hingga belasan bahkan puluhan tahun.

3. Tidak mendapatkan bunga KPR terbaik

Ada dua hal yang menyebabkan cicilan tinggi; harga rumah dan bunga KPR. Biasanya bank akan menerapkan fixed rate alias bunga tetap selama 1-3 tahun. Barulah setelah itu diberlakukan floating rate alias bunga variabel.

Pada saat fixed rate ini Anda bisa mendapatkan bunga rendah (misalnya bunga tetap 6,5 persen selama 3 tahun dibandingkan bunga variabel 11-13 persen). Di sinilah Anda harus rajin membandingkan produk KPR bank satu dengan bank yang lain.

4. Penghasilan Anda tidak stabil

Anda sudah menemukan rumah impian, tapi Anda sendiri tidak yakin karena penghasilan naik turun. Membeli rumah secara KPR berarti membuat komitmen untuk melunasi apapun yang terjadi pada kondisi finansial Anda.

Kalau saat ini kondisi finansial Anda belum stabil, tunggulah sampai finansial Anda siap. Mengalami gagal bayar hingga rumah disita oleh bank merupakan mimpi buruk karena memaksakan diri.

5. Perbaikan lebih mahal daripada harga rumah

Situasi ini bisa terjadi kalau Anda beli rumah bekas. Pertimbangkan baik-baik kalau ternyata biaya untuk perbaikan jauh lebih mahal daripada harga rumah.

Tapi kalau Anda sudah telanjur jatuh cinta dan memang punya dana yang cukup, maka situasi ini bukan masalah besar.

Source : bisnis.liputan6.com